Resensi
The Two Faces of Islam: Saudi Fundamentalism and Its Role in Terrorism (Paperback)
Penulis : Stephen Schwartz
Penerbit : Anchor
Since its formation in 1932, Saudi Arabia has been ruled by two interdependent families. The Al Sa'uds control politics and the descendants of Ibn Abd al-Wahhab impose Wahhabism--a violent, fanatical perversion of the pluralistic Islam practiced by most Muslims. Stephen Schwartz argues that Wahhabism, vigorously exported with the help of Saudi oil money, is what incites Palestinian suicide bombers, Osama bin Laden, and other Islamic terrorists throughout the world.
The Islamist
Penulis : Ed Husain
Penerbit : Penguin UK
Sejarah, Teologi dan Etika Agama-Agama [History, Theology and Religious Ethics]
Penulis : Elga Sarapung et al. (eds.)
Penerbit : DIAN/Interfidei. 2nd impressio
99 Kiai Kharismatik Indonesia; Biografi, Perjuangan, Ajaran, dan Doa-doa Utama yang Diwariskan
Penulis : KH A. Aziz Masyhuri
Penerbit : Kutub, Yogyakarta
KH Abdul Wahid Hasyim adalah putra kelima dari Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari dengan Nyai Nafiqah. Anak lelaki pertama dari 10 bersaudara yang lahir pada Jumat, 1 Juni 1914 M, ketika di rumahnya sedang ramai dengan pengajian. Wahid Hasyim adalah salah seorang dari silsilah yang bersambung hingga Joko Tingkir, tokoh yang kemudian lebih dikenal dengan Sultan Sutawijaya yang berasal dari kerajaan Islam Demak.
Reformasi Politik, Kebangkitan Agama dan Konsumerisme [Political Reformation, The Religion Awakening and Consumerism]
Penulis : Th. Sumartana et al. (eds.)
Penerbit : DIAN/Interfidei
Al-Quran, Kitab Toleransi; Inklusivisme, Pluralisme, dan Multikulturalisme
Hubungan antaragama dalam dua dekade tarakhir, khususnya pasca Tragedi 11 September 2001, masih dicekam berbagai tragedi berdarah yang terus melayangkan nyawa manusia tak berdosa. Tragedi demi tragedi terus menyeruak di belahan dunia. Timur Tengah menjadi saksi bisu betapa darah terus mengalir di tengah konflik horisontal antarsaudara sendiri.
Spiritualitas Baru: Agama dan Aspirasi Rakyat [New Spirituality: Religion and People Aspirations]
Penulis : Elga Sarapung et al. (eds.)
Penerbit : DIAN/Interfidei. 2nd impressio
Secara historis-sosiologis, pluralisme agama adalah suatu keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Sesuai dengan sunnatullah semua yang diciptakan di dunia sengaja diciptakan dengan penuh keberagaman, tak terkecuali agama. tidak diturunkannya agama dalam konteks ruang dan waktu serta konsepsi yang sama, tapi dalam penggalan kontinum ruang dan waktu itulah yang telah menjadikan adanya pluralisme agama tersebut.
Pergulatan Mencari Jati Diri: Konfusianisme di Indonesia [The Struggle for Identity: Confucianism in Indonesia]
Penulis : Hairus Salim et al. (eds.)
Penerbit : DIAN/Interfidei. 1st impressio
Pengalaman, Kesaksian, dan Refleksi Kehidupan MahKalangan Mahasiswa di Yogyakarta) [Experiences, Testimonies, and a Reflection of Student's Lives in the city of Yogyakarta ]
Penulis : Faruk H.T., dll
Penerbit : DIAN/Interfidei and LP3ES.
Recently, interethnic and interfaith relationship in Indonesia is tearing apart. The ongoing riots disclosed the deep social unrest in the public level for the future is uncertain for many of them. No one can escape from such condition except continuously addressing the problems of this nation.
Pendidikan Partisipatif: Menimbang Konsep Fitrah dan Progressivisme John Dewey
Penulis : Muis Sad Iman
Penerbit : Safiria Insania Press
Perbedaan mendasar antara progressivisme John Dewey dan konsep fitrah dalam Islam adalah titik tolak epistemologis masing-masing. John Dewey berangkat dari filsafat pragmatisme yang diukur dengan standar rasional, sedangkan konsep fitrah dalam Islam berangkat dari doktrin-doktrin wahyu (al-Qur'an dan Hadis). Perbedaan titik tolak inilah yang kemudian berimplikasi pada perbedaan konsepsi masing-masing tentang konsep pendidikan.

