Liputan
SFPID Luncurkan Website Pluralisme
Jakarta, (Antara)-Solidaritas For Peace In Diversity meluncurkan website nusantaraonline.org, yang merupakan situs database tentang pluralisme, termasuk undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan kebudayaan di Indonesia.
"Dengan website ini, kami mencoba mempromosikan kembali kebudayaan Indonesia. Saya khawatir 20 tahun mendatang, pakaian adat sudah punah, dan hanya bisa ditemukan di museum," kata Ketua Solidaritas For Peace In Diversity Yeni Rosa Damayanti, saat acara peluncuran website tersebut, Kamis malam.
Website Pluralisme Diluncurkan
Solidaritas For Peace In Diversity meluncurkan website nusantaraonline.org, yang merupakan situs database tentang pluralisme, termasuk undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan kebudayaan di Indonesia.
“Dengan website ini, kami mencoba mempromosikan kembali kebudayaan Indonesia. Saya khawatir 20 tahun mendatang, pakaian adat sudah punah, dan hanya bisa ditemukan di museum,” kata Ketua Solidaritas For Peace In Diversity Yeni Rosa Damayanti, saat acara peluncuran website tersebut, Kamis malam.
Nasib Pluralisme di RI Masih Terkekang
Kapanlagi.com - Sejumlah anggota DPR, pakar antropologi, dan aktivis pluralisme menyoroti masalah pengekangan terhadap pluralisme yang kerap terjadi, terutama dalam aplikasi peraturan daerah (perda) yang bersifat syariah.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Budiman Sudjatmiko ketika menyampaikan pandangan partainya, dalam acara Peluncuran Website Nusantaraonline di Jakarta, Kamis (25/2) malam, mengatakan bahwa pembentukan perda yang berdasarkan syariah merupakan hal yang bertentangan dengan UUD 45, Pancasila, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Budiman Sudjatmiko: PDI-P Bersikap Tegas tentang Pluralisme
JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi dari PDI-P, Budiman Sudjatmiko, menyatakan bahwa PDI-P selalu bersikap tegas dalam hal pluralisme, khususnya dalam masalah peraturan daerah yang memiliki kecenderungan terhadap agama tertentu.
"Perda seperti itu jelas-jelas melanggar Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Budiman saat berdiskusi dalam rangka peluncuran situs NusantaraOnline.Org di Hotel Nikko Jakarta, Kamis (25/2/2010).
Pluralisme Tetap Jadi Tugas Bersama
JAKARTA, KOMPAS.com- Pluralisme tetap menjadi pekerjaan rumah bersama bagi masyarakat Indonesia. "Banyaknya perda yang bertolak belakang dengan pluralisme berkaitan erat dengan kualitas dari anggota dewan. Hal inilah yang harus kita perbaiki bersama", kata Theresia Pardede saat berdiskusi di acara peluncuran situs www.NusantaraOnline.Org, di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (25/02/2010).
nusantaraonline.org, Situs Pluralisme Pertama di Indonesia
Baru-baru ini, sebuah situs online yang bertajuk www.nusantaraonline.org, diperkenalkan kepada masyarakat umum. Peluncuran situs diadakan? pada hari kamis, 25 Februari 2010 bertempat di hotel Niko. Situs tersebut didirikan oleh Solidaritas fo Peace In Diversity, yang? berisi tentang database pluralisme, termasuk undang-undang, peraturan daerah & keberagaman budaya di Indonesia.
Nusantaraonline.org Hadirkan Database Pluralisme
JAKARTA, KOMPAS.com - Solidaritas for Peace In Diversity meluncurkan situs online dengan alamat di www.nusantaraonline.org di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (25/02/2010). Situs ini ditujukan untuk penyediaan data yang berkaitan dengan masalah keberagaman atau pluralisme di Indonesia.
Sidang Uji Materi UU Penodaan Agama Masif
Liputan6.com, Solo - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyebut persidangan kasus uji materi terhadap Undang-undang tentang Penodaan dan Penistaan Agama adalah persidangan yang masif karena melibatkam banyak pihak. Sejak persidangan, reaksi pro dan kontra bergulir di masyarakat.
MK terpaksa menolak permintaan dari sejumlah elemen di daerah untuk berbicara dalam persidangan dengan dalih telah mengundang induk organisasi di tingkat pusat yang dianggap mewakili suara daerah.
Tokoh Lintas Agama Doakan Gus Dur
Liputan6.com,Malang - Sekitar 20 ribu umat muslim memperingati 40 hari wafatnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Ahad (7/2) malam. Tak hanya umat muslim, acara ini juga diikuti sejumlah perwakilan dari lintas agama yang berbaur dengan satu tujuan mendoakan mendiang Gus Dur.
Pencabutan UU Penodaan Agama Dprotes
Liputan6.com, Yogyakarta - Puluhan aktivis dakwah kampus dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Senin (8/2) siang berunjuk rasa. Mereka memprotes rencana perubahan dan pencabutan atas Undang-Undang Nomor 1/PNPS/1965 dan UU Nomor 5/1969 tentang Pencegahan, Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama.

